Kelak... Aku tahu, aku akan membuka amplop itu. Mungkin bukan amplop, melainkan sebuah tautan yang menggetarkan jiwa dan menitikkan air mata. Aku tahu, saat itu pasti akan datang. Saat dimana duka itu pasti akan menyeruak hadir. Mungkin aku akan bahagia, atau mungkin aku akan semakin terperosok ke dalam kelaraan. Sudah, aku tahu itu salahku. Dari awal. Dan aku menyadari kesalahanku. Satu-satunya yang kubisa lakukan saat ini adalah: aku berdamai dengan diriku.