"Sampai tulisan ini dibuat, we haven't made up yet"
For the past 1 month, it was changing. We made up. We clarified each problem we had. Intinya kita baikan. Klarifikasi. Tapi ga semua tentunya. Ada beberapa hal yang dia maupun aku yang ngutang untuk dijelaskan. Kapan? Time will tell. Belajar bersabar, belajar mengerti. Kadang aku harus bersabar, menunggu proses. It's a wait, katanya. Jujur, itu bukan jawaban yang aku inginkan. I'am the Winter -cold, firm, and rigid- which represents Certainty, in this case jawaban yang pasti. Tapi sekali lagi, belajar bersabar, belajar mengerti. Karena, bukan hanya kali ini aku bakal nemuin jawaban yang menggantung, tapi mungkin ke depannya bakal lebih banyak hal yang lebih menggantung. Aku harus lebih menghargai proses, memahami apa yang orang lain inginkan dan mengerti.
Mengerti jika apapun yang terjadi: mengecewakan atau membahagiakan, dan mencoba bersabar dan belajar tidak menuntut apa yang terjadi.
Sesederhana itu? Ya. Sesederhana itu. Life sometimes isnt always about what you want, but it is always about something what you need. Whatever it takes, I'll take the risk. I am brave, I am tough
No comments:
Post a Comment